19 October 2006

Selamat Lebaran

Selamat Lebaran buat warga Palembang dimana saja berada
Minal Aidin walfaidzin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

03 October 2006

Indahnya Jembatan Ampera



PALEMBANG(Sumatera Express) - Jembatan bersejarah Ampera kini lebih  indah lagi. LED Sign, lampu hias berteknologi tinggi menghiasi jembatan tersebut.  Kalau malam  terlihat betul lampu-lampu menyala berwarna-warni membentang  di bibir,  di tiang, dan rangka jembatan. Lampu itu berubah–ubah secara otomotis. Jika dilihat dari pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), lampu itu bertambah indah lagi. "Indah nian, Kak. Kita seakan betah di tempat ini," kata seorang warga kepada koran ini tadi malam di sekitar BKB. Lampu-lampu ini memang berbeda dengan desain tahun-tahun sebelumnya yang hanya satu warna. Kini benar-benar bervariasi.

Saat paparan di depan Gubernur Sumsel Ir Syahrial Oesman, Wali Kota Palembang Ir Eddy Santana Putra pernah mengatakan, biaya untuk mempercantik pesona wisata Jembatan Ampera ini sebesar Rp 17 miliar.
    Tujuan dipercantiknya Ampera memang sangat beralasan. Wako Eddy ingin membuat arus wisata ke Palembang bergairah. Dia tidak ingin ada kesan jembatan ini kumuh, tidak terawat. Padahal jembatan ini masuk aset sejarah dan wisata yang bisa  mendatangkan  income  tersendiri. Pemkot sendiri sudah memprioritaskan anggaran kepada sektor penting seperti pendidikan, kesehatan dan aspek sosial lainnya.
    Drs H Aip Sarifuddin dari PT Trimitra Mulia Kencana pernah mengatakan, pihaknya memang memberikan kontribusi pemeliharaan dan mempercantik Ampera. LED Sign jembatan menggunakan sistem komputer, ada permainan 12 cahaya yang bisa berubah-ubah secara otomatis. Teknologi terbaru dan paling canggih ini dari Cina yang digunakan sejajar dengan produk Eropa lainnya.
    Kelebihan menggunakan produk ini di antaranya mendapat garansi 70 ribu jam atau selama 8 sampai 10 tahun. Investasi total Rp 17 miliar tersebut dirinci untuk biaya pemasangan lampu LED Sign sebesar Rp 3 miliar, pembayaran listrik per bulan sebesar Rp 200 juta atau setahun sekitar Rp 12 miliar dan biaya pemeliharaan Rp 2 miliar.